Pagi tadi tidak seperti biasanya seby, anakku - masih bergumul dengan selimut dan baju tidur kesukaannya. Hari ini memang dia tidak ikut rombongan kelasnya untuk kegiatan berenang bersama di Bukit Cimanggu Villa. Sejak kemarin memang batuk dan pileknya terlihat mulai membuatnya sibuk, terlebih di pagi hari. Itulah alasan, mengapa kami membujuknya untuk tidak ikut kegiatan sekolahnya.
Proses negosiasi yang sangat panjang ... dan butuh kesabaran untuk menjelaskan berbagai teori dan alasan - ditengah isak tangisnya yang kian menjadi. Setelah hampir satu jam proses yang sangat alot ... selasa malam, hampir jam delapan ... akhirnya dicapai kata mufakat untuk jalan dan bermain ke The Jungle di kawasan Bogor Nirwana Residence sebagai mahar penggantinya. Tapi bukan untuk bermain air ataupun berenang di water park - yang memang sudah menjadi wahana andalan disitu. Akhirnya wahana Theater 4D menjadi favorit dalam kontes pemilihan lokasi 'balas budi'.
Sebuah film animasi berdurasi pendek Fly me to the Moon menjadi hiburan kami sore itu, di tengah sedikit kepenatan setelah bekerja tentunya :). Suasana sepi seperti harapanku, ternyata tidak kami jumpai ... water park dan theater 4D penuh sesak oleh kerumunan anak anak dan orang dewasa. Tampak beberapa rombongan anak anak SD dan pesantren yang sedang berkunjung menggunakan bis pariwisata. Untunglah kami masih mendapat kursi bertiga untuk menonton di dalam Theater.
Sedikit makanan kecil dan chicken nugget menjadi teman kami untuk mengganjal perut, sekedar untuk bekal menikmati sajian film 4D, sebelum waktunya untuk makan 'besar' nanti. Kami bertiga sangat menikmati sajian film dan teknologi 4D, terutama seby yang hampir sepanjang film tidak menutup kaca mata yang dipakainya dan justru asyik bermain dengan tangannya, seakan akan ingin menangkap lalat (fly) yang terbang. Memang, dibandingkan dengan yang di Gelanggang Samudera Ancol, theater disini lebih kecil dan hanya mampu menampung sekitar 80'an orang. Namun itu tidak mengurangi keasyikan, ketika tiba tiba - misalnya angin kencang atau cipratan air mengenai wajah kami, atau kursi kami yang juga mendadak bergoyang kencang. Seruuu ........
Tidak terlalu banyak kegiatan yang bisa kita lakukan, pertama karena memang seby sedang tidak dalam kondisi yang fit dan waktu yang sangat terbatas tentunya. Sebagai pamungkas dari mahar pengganti hari ini adalah hidangan hangat ebi soosu, udang goreng tepung cocol saus ala Hokben - yang masih rajin menghiasi layar televisi, di Bogor Trade Mall. Hampir jam lima sore ketika kami sampai kembali di rumah. Tak terasa, sore hari ini menjadi luar biasa untuk kami bertiga ... direkatkan kembali oleh mahar sang negosiator ...
Bogor, 14 Mei '08