haris' posts with tag: cisadane

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag cisadane
Photo AlbumCisadane n' setu gede (20 photos)May 1, '08 2:43 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sedikit dokumentasi gowes mayday pagi hari, perjalanan mencicipi another side of trek Cisadane. Penasaran berbagai gossip yang beredar, menuntunku untuk menemukan dan mencoba jembatan lama yang menghubungkan sindang barang jero, setu gede dengan semplak, yasmin ... a bike adventure and kulinary.

Mayday '08, Bogor

tulisan dan narasi photo silahkan klik di: http://hiskandar.multiply.com/journal/item/18/Cisadane_potret_usang_jembatan_lama

Blog EntryCisadane: potret usang jembatan lamaMay 1, '08 1:34 PM
for everyone

Setelah menikmati indahnya pemandangan Kali Cisadane di sejurusan Bantar Kambing dengan menggunakan getek atau eretan minggu kemarin. Pagi tadi gowes sendirian, karena emang niatnya "hanya" sekedar cari keringet, secara kemarin selasa badan lemes semua dan banyakan tidur. Niat awalnya mau gowes nemenin rombongan villa PM buat nengokin si babeh penarik eretan dan sedikit latihan olah vokal di beberapa trek turunan asyik geboiii di setu gede dan tepi cisadane. Rencana ternyata gagal, secara banyak para penggemar sepak bola yang agak kesiangan bangunnya ... heheheheee.

- # -

Trek Go-wes Green menjadi menu pembuka sarapanku, sampai di simpang kawasan Batu Hulung aku memilih trek pendek langsung menuju setu gede, karena memang badan belum 100% fit. Istirahat sebentar, minum dan foto-foto pemandangan setu gede pake pocket cam (sdh terlalu siang sayangnya) trus lanjut mampir ke kantor dulu yang kebetulan tidak terlalu jauh. Nyempetin mampir sebentar sambil ngobrol dengan security yang kebetulan kebagian piket pagi. Suasana masih sangat sepi, padahal jam sudah hampir menunjukkan pukul sembilan setidaknya ... aku intip dari jam dinding ruang security. Cukup beristirahat dengan menikmati suguhan kopi tubruk, aku niatkan untuk gowes balik ke rumah untuk istirahat sembari memutar lewat jalan belakang ......

- # -

..... hmmm, sepertinya ada sedikit ingatan nakal yang pernah kudengar kalau ada jembatan lama diatas sungai cisadane yang menghubungkan Sindang Barang Jero (SBJ) dengan Jalan Raya Semplak. Sekejap pikiranku berceloteh, "aah... ngga ada salahnya coba menelusuri trek ini, toh matahari masih hangat bersinar" bisiknya padaku... "lagian, masih terlalu pagi lah untuk pulang", imbuhnya lagi meyakinkanku. Sepeda kubelokkan kekiri, menyusuri jalan tanah yang berbatasan dengan pagar komplek kantor lamaku. Ban sepeda terasa lebih berat... tentunya dengan lumpur dan liat yang mulai menempel. Jalan tanah yang berbatu di perkampungan sudah berganti menemaniku sekarang, perlahan mulai nampak mengecil di kejauhan, "wah bakal mulai nih single treknya", pikirku sejenak kemudian. Melalui jalan kecil bersemen dan tanah yang berkelok-kelok di perkampungan, sampailah di ujung jalan ... di depanku terlihat turunan !! ... ya turunan semen yang lumayan curam dan nampak licin. Di ujung trek turunan semen kulihat beberapa kolam ikan ... dan segerombol pemuda yang duduk-duduk di saung dengan motor yg diparkir melintang di tengah trek. Jadilah urung kulakukan untuk mencicipi trek ini *ada alasan, hehehee*, selain karena memang setelah sedikit dicicipi dibagian ujung sudah dirasakan sedikit "hot" .... TTB sebentar sambil punten-punten dan tanya jalur yg bener untuk ke jembatan. Sedikit menyusuri jalanan berbatu yang tertata rapi (tapi justru bikin licin) di perkampungan, akhirnya kutemukan ujung jembatan yang terlihat membentang di depanku ... wuuiiiih senengnya !!

- # -

Belum lama kusandarkan sepeda di pohon dekat jembatan, muncul beberapa pemuda yang sedang berburu biawak di rerumpunan pepohonan dan semak sepanjang tepian sungai. Kulihat mereka sudah mendapatkan seekor biawak yang lumayan besar, beruntung aku bisa mendapatkan fotonya. Sayang mereka terburu-buru, jadi tidak sempat interogasi ... mungkin sedang mengejar biawak lainnya yang tadi sudah terlihat. Foto-foto sebentar di atas jembatan dan dari pinggir sungai. Dulunya ini adalah jembatan short-cut yang paling favorit ... sebelum jembatan jalan baru (semua jalan yg baru disebut seperti ini di bogor) yang menghubungkan Yasmin-Semplak dengan Sindang Barang-Bubulak dibangun pertengahan tahun 90'an. Pemandangan yang tersaji di lembah ini sangat menyegarkan pandangan mata, hamparan sawah dan kolam ikan bertebaran menghiasi kawasan ini. Pemandangan "sisi lain" kehidupan sungai cisadane juga sekilas terekam disini. Sayangnya perawatan jembatan sedikit kurang mendapat perhatian, tebing penahan pondasi jembatan terlihat sedikit longsor. Sedikit arus deras mungkin akan meruntuhkan jembatan... kalau tidak ada warga yang berswadaya untuk menahan dgn batu-batu sungai. Berbanggalah si bapak ... yang dengan sukarela meluangkan waktunya untuk mengumpulkan batu dan menumpuk di bawah pondasi jembatan untuk lebih menahan dari gerusan arus cisadane.

- # -

Single trek tanjakan selepas jembatan juga terlihat lumayan curam dgn permukaan agak licin dan sedikit berlumut dibagian pinggir. Sedikit terengah dan berusaha menerapkan teori "posisi badan sejajar palang sepeda" perlahan kulalui tanjakan asoiii... kusempatkan sebentar untuk berhenti di tengah trek yang agak datar. Selesai mengambil foto-foto untuk dokumentasi, aku lanjut untuk menyelesaikan tanjakan. Kelokan terakhir yang paling curam menurutku, aku hampir kehilangan traksi putaran ban depan... posisi badan coba lebih kubungkukkan untuk membantu. Gagal ... !! dan aku harus mengambil posisi aman untuk menurunkan kaki dan memulai ritual TTB ... hehehee. Sedikit kurang memperhatikan posisi mendarat ... ternyata pas di semen berlumut. Tak ayal ... bukannya posisi mendarat aman yang kuperoleh, kakiku terpeleset dan sempat tergelincir dengan posisi sepeda diatas badan. Untung tidak ada orang yang memperhatikan, begitu pikirku pertama setelah bisa menguasai kondisi. Setelah berdiri dan akan memulai ritual TTB ... baru terasa jari kelingking dan jari tengah tangan kiri robek ... mengucurkan darah. Sesampainya di ujung trek, untungnya ada warung untuk bebersih luka dan menutup luka secukupnya. Kulanjutkan gowes untuk menemukan jalan tembus ke jalan semplak. Tak lama menelusuri berbatu dan jalan aspal akhirnya aku keluar di Pangkalan Batu tak jauh dari perempatan Boulevard Yasmin.

- # -

Langsung gowes balik ke rumah aku urungkan sejenak, perut yang sudah agak ngegelitik minta jatah plus sedikit energi yang terbuang gara-gara pendarahan tadi menjadi alasan untuk mempir sejenak ... sekedar menikmati hangatnya Mie Ayam ceker, tepat di gerbang belakang yasmin semplak, samping pangkalan ojek. Selalu saja ada alasan memang untuk menikmatinya !!  enak.. murah.. meriah.. dan mantab.

Silahkan, mangga saja dicoba lah !! setelah cape' gowes pastinya akan terasa lebih nikmat ... karena hanya ada 2 pilihan untuk goweser untuk masalah satu ini "mau makan yang enak atau ueenak banget.. terserah metodenya" ... apalagi ditemani beberapa botol teh botol dingin ... whuuuiiih serasa lengkap hidup ini !!!

Mayday '08, Bogor

Foto liputan disini http://hiskandar.multiply.com/photos/album/29/Cisadane_n_setu_gede


Photo AlbumCisadane - an adventure (19 photos)Apr 27, '08 1:19 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bunyi HP di dalam tas sedikit membuyarkan konsentrasiku untuk menyelesaikan sedikit lagi tanjakan berliku, selepas pintu masuk belakang kampus IPB Darmaga - yang hampir menguras napasku. Jam menunjukkan pukul 8 pagi lewat sedikit, ketika sepintas kulihat nama kang Bagja di layar HP'ku - setelah aku menepi ke pinggir jalan dulu tentunya. Ternyata sms yang kukirim tadi pagi sempat terselip, jadi ajakan gowes minggu pagi pun kurang bersambut ... setelah ada kesepakatan bilateral, akhirnya diputuskan untuk ketemuan di CIFOR atau Setu Gede yang memang relatif berdekatan lokasinya. Terpaksa rencana awal untuk gowes sendiri mengitari Setu Burung seperti biasanya urung aku lakukan, sedikit berubah dan lanjut gowes ke CIFOR untuk ketemuan sama kang Bagja.
- # -
Tepat hampir pukul sembilan, ketemuan di depan pos security CIFOR dan ngobrol bentar sama om-om security kenalan lama ... *cwiiiw*. Secara para cacing di perut sudah mulai berontak dan juga haus banget, kita gowes bentar di dalam hutan penelitian Darmaga, untuk cari sarapan dan minuman hangat di pinggir Setu Gede. Sedikit adegan narsis tentulah menjadi pelengkap wajib, dan si koneng b2w pun berpose sejenak di tengah lebatnya hutan dengan penunggangnya. Tak lupa beberapa moment special untuk koleksi pribadi sempat diabadikan. Segelas kopi Liong Bulan (sejenis kopi asli bogor), nasi uduk dan gorengan menjadi pengganjal perut untuk sesi lanjutan yg belum ada rencana kemana. Setelah beberapa batang mengepul ... akhirnya disepakati untuk menjajal trek ke Setu Burung (Setu Leutik) dan melihat tempat penyeberangan getek Sungai Cisadane di kampung Jawa.
- # -
Setelah puas berfoto dan memoto di Setu Burung, gowes berlanjut dengan mencicipi sedikit tanjakan hotmix hangat, sebelum kita masuk ke jalan perkampungan berbatu menuju lokasi penyeberangan getek. Beberapa kali cobaan gagal kita lalui ... maksudnya coba turunan single trek semen dan tanah yang lumayan curam dgn kondisi sangat licin beberapa kali selalu gagal dan berakhir dgn tuntunan mesra. Namun lumayan, diujung trek hutan bambu tak jauh dari pinggir sungai kita sempat menjajal turunan goyang geboy ... secara emang licin banget setelah bogor diguyur hujan kemarennya.
- # -
Dari niat yg sekedar ingin melihat tempat penyeberangan, akhirnya berubah menjadi ingin mencicipi ... "dari pada pulang penasaran" mungkin begitu pikir kami. Karena masing-masing ingin difoto diatas getek bambu, akhirnya disepakati dibuat 2 trip (maklum fotografer narsis). Trip pertama, yang membawa aku dan sepeda berjalan mulus ... serasa jadi fotomodel. Setelah aba-aba siap dariku, gantian giliran kang Bagja diangkut dengan getek dan aku yang bagian fotoin. Sedikit meleset dari skenario ... baru saja getek mulai melaju, kang Bagja yang duduk diatas sadel sepeda sempat terlihat oleng dan ... tercebur !! meninggalkan sepeda teronggok di atas getek bambu. Sedikit panik dan lupa untuk shot adegan, secara tempat itu lumayan dalam dan sedikit kencang arusnya. Alhamdulillah bisa kembali ke tepi sungai karena masih dipinggir dan agak dangkal (baca 1.5 meter). Terpaksa, adegan'pun diulang kembali ... tetapi dengan penambahan tim pengawal ... hehehehee.
- # -
Beres ngeringin kamera dan HP di gubuk pinggir sungai, kita terpaksa lagi kudu TTB ke atas, Jalan Bantar Kambing (Atang Sanjaya, Semplak), untuk melanjutkan gowes balik ke gunung batu dan melanjutkan uji kelayakan tanjakan JPA oleh kang Bagja. Perjalanan dari Btr.Kambing melewati Jalan dr. Semeru lumayan juga menguras energi dan stamina. Jalan yn panjang dan ramai oleh kendaraan bermotor, sepintas nampak datar ... ternyata baru kerasa nanjak sekarang ... whuuiiiih. Setelah hampir 5 km gowes, kita masuk ke jalur trek JPA dari samping Bogor Golf, tepat seberang Jl. Manunggal. Jalan berbatu relatif sempit ditengah pemukiman padat, sedikit mengurangi kenikmatan bersepeda tentunya. Alternatif lain, masuk melalui jalan Semboja akan lebih nyaman dan leluasa untuk bersepeda.
- # -
Diiringi senyuman sebelum menikmati hidangan jembatan kayu, yang mengeluarkan irama bunyi yang sangat khas, serta tanjakan penutup gowes minggu ini ... kang Bagja melenggang patah-patah menuju puncak .... sempurna !!! masih sempat tersenyum dan kasih komen, "wuuiiih, bener euy tu'ur panas pisan ... rada nge'den nanjakna". Kita meninggalkan pos tanjakan terakhir, dengan mendapat berbagai "pujian" dari ibu-ibu yang kebetulan lagi pada ngegerombol di saung pinggir jalan. Hari ini perjalanan sangat melelahkan dan menyenangkan dengan total trip hampir 30km, 29.93 km tepatnya - sesuai yg terekam di vello sepeda, dan pengalaman baru ... SERU !!!

April 27 '08

Photo AlbumPAM - an old Bogor' trek (36 photos)Apr 19, '08 11:52 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
iseng habis gowes light XC pagi-pagi ke bendungan ciapus ... pulang masih banyak sisa tenaga yg belum tersalurkan, cari-cari trek yg belum dicoba !! akhirnya krn penasaran sama trek PAM (Perusahaan Air Minum) ... jalur pipa PAM Jakarta dari Ciburial Bogor yang sudah ada sejak 1922, utk info lengkap klik http://bagja2000.multiply.com/photos/album/39/Kunjungan_Kenangan_ke_Sumber_Air_Minum_Ciburial

trek ini tergolong lumayan, selain deket - karena ditengah kota juga variasi jalan dan "turunan" yang asyik-asyik ... selain pemandangan sepanjang Sungai Cisadane yg membelah Gunung Batu dan kawasan dr. Semeru yang deket banget sama "butik"-nya Weimin, kotak orange kecil di peta .... :)

Untuk trek komplek BPP n' Selakopi ke Ciburial segera menyusul, masih dalam tahap editing n' processing di meja redaksi ... :) *eh sudah di-upload, lupa diperbaharui text-nya*

silahkan dicoba ... tingkat kesulitan ringan - sedang

Bogor, April 19 '08

Photo AlbumCurug Nangka - Ciapus, 3 Feb 2007 (13 photos)Feb 20, '07 7:24 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Awal bulan Februari 2007 ... hujan mulai sedikit bertambah deras, sedikit angin dan ... bonus petir tentunya .. bogor githu loh !!!

Sedikit molor dari rencana berangkat jam 6:00 pagi seperti biasa kalau kita gowes di hari sabtu ... karena semaleman sampe' pagi hujan ngga' berhenti-berhenti ... terpaksa jadwal diundur sampai jam 7:30 baru pada kumpul di markas gunung batu ... photo-photo bentar ama rombongan (Dani "the chief", Imam, Franz, dan ... gua tentunya) plus "seby" yang baru bangun tidur dah bisa bergaya ... wakakakakakkkk

Perjalanan diawali lewat route gang ledeng (belakang komplek gua), lanjut jalan pagentongan dalem - ngikutin turunan sampe' ketemu anak sungai ... udah mulai naik ketinggian airnya ... sedikit bergaya diatas jembatan dan dipinggir sungai .... :-)

Lewat ciomas ... bergelut dengan beemo (sejenis bajaj di jakarta tapi bisa muat lebih banyak orang) disepanjang pasir kuda sampai simpang Ciapus ... dengan trek sedikit bergelombang & naik-turun ... cukup melelahkan .... haah

Sesampainya di kompleks paspampres di kotabatu, sambil istirahat ... menikmati hangatnya bubur ayam dan gorengan tempe ... yuummiiii. Lagi siap-siap buat gowes lagi ... hujan turun sangatlah lebat-nya ... dengan sangat terpaksa ... kita melanjutkan menikmati hangatnya tempe dan tahu goreng dibawah tenda si tukang bubur .... kekekekekk

Setelah "lelah" menanti ... akhirnya 15 menit kemudian, volume hujan agak mengecil ... dengan semangat 45 kita berempat langsung menyambar sepedah masing-masing dan lanjut gowes ... baru 10 menit gowes ... eh ... hujan turun lagi dengan cukup derasnya ... terlanjur basah ... teteb lanjut gowes dengan menahan guyuran hujan, tanjakan yang tiada pernah menjadi turunan (not even flat .. !!!), kena semprot air dari mobil ama motor yang teteb melaju dgn manisnya ... dan tentunya ... tatapan orang-orang yang ngeliatin keheranan ke kita ... "nii orang pada kurang kerjaan semua kali yeee ..." hiks ... hiks ... mana gua ketinggalan di paling belakang, maklum ban ama bodi yang paling gede ....

Tapii ... semua lelah, capek, penat, laper, kedinginan .... semuanya terbayar begitu kita sampai di curug nangka ... (tadinya mau makan siang di soto kebun matoa ... tapi ternyata tutup ... hiks ... hiks ... sedih) ... kita disuguhi tempe goreng hangat & kopi ginseng ... dengan ditemani rokok tentunya ....

Setelah photo-photo bentar di deket curug-nya ... kita gowes pulang ... eh ngga' gowes koq ... lha wong semuanya turunan ... sempet selip pas ditikungan gara-gara ada mobil yg tiba-tiba nongol .... whuikkss ...

Perbedaan yang sangat ekstrim dan kejam ... perjalanan naek diperlukan waktu hampir 2.5 jam ... dibabat habis dalam waktu 20 menit saja waktu turunan pulang ... he .. he ... he ... dan karena sudah deket ke empang, the chief menyarankan kita untuk menyantap sate rebing yang terkenal tea ... yumm ..... manstab abissss ....

Gowes adem,
Haris

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help