haris' posts with tag: pesawat

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag pesawat
Blog EntryRute PBB - Tanpa Pangkalan BunMar 23, '08 2:42 AM
for everyone

Selasa pagi, bere sarapan dan minum kopi hitam - yg sedikit manis lengkap dengan rokok, seperti biasa ... kita memulai awal rencana perjalanan panjang yang bakal dilewati hari ini, Ferry Flight trip ke Pangkalan Bun. Pukul delapan kurang dikit kita sudah meluncur dari Hotel Rajawali ke Lanud Palembang. Beres masukin segala barang bawaan dan fuel cadangan ke dalam pesawat, check fuel di tangki, dan ngangetin mesin Continental si Cece ... kita take-off pukul sembilan tepat dengan kondisi cuaca cerah dan langit sedikit berawan tebal.

Rute PBB - Tanpa Pangkalan Bun, alias Rute perjalanan dari Palembang via Bangka dan Belitong, transit di Tanjung Pandan langsung tancap ke Pangkalan Bun ... terasa sangat lama, dgn ketinggian terbang 5,000 feet 'n cruising speed 120 knot .. pesawat melaju tenang membelah langit menuju batas pantai Sumatera, menyeberang laut, melawan kerasnya angin selat, menyusuri bukit-bukit, perkebunan sawit, bekas-bekas galian tambang timah yang membentuk kolam-kolam raksasa ... perlahan menuju Belitong, Bandara HAS. Hanandjoeddin - Tanjung Pandan. Satu setengah jam terbang (sambil duduk terpekur), sampai juga akhirnya di Tanjung Pandan ... fuuiiih, istirahat sebentar sambil nunggu re-fuel beres. Agak sedikit menyusahkan memang ... diiringi hujan gerimis - kudu ngisi avigas ke pesawat ... dan payung pelangi berkembang, sedikit menghiasi kelamnya siang itu .. hehee.

Satu botol minuman Pocari Sweet dan sebatang rokok selesai kunikmati, tepat hampir setengah jam sudah ... pesawat kembali meluncur di runway, bersiap terbang kembali menuju final destination ... Pangkalan Bun. Perjalanan sesi kedua terasa lebih lama ... dan lebih seru tentunya !!! Hamparan birunya laut Selat Karimata, setia menemani perjalanan kami ... diselingi oleh beberapa serpihan lembut awan-awan putih. Kenyamanan itu tidak bertahan lama ... awan putih mulai berkolusi, berkumpul, dan perlahan berubah menjadi awan tebal kelabu. Kali ini, hujan dan awan gelap kali ini menjadi teman kami ... setelah hampir tiga puluh menit terbang muluuus. Jam baru saja menunjukkan pukul 11.30, suara percikan air hujan ke badan pesawat terdengar semakin kencang ... dan pegangan tanganku pun, semakin kencang pula. Tidak terlihat apa-apa, di depan, di belakang, bahkan di bawah ... semuanya kelabu .. gelap. Jarak pandangan sangat terbatas, mungkin kurang dari 50 meter ... untung GPS di pesawat masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Dan untungya !! ... mas Kun, sang pilot masih terlihat santai - dengan sesekali asap putih mengepul keluar. Wah, kalau masih bisa ngudud berarti Insya Allah aman ... begitu pikirku. Hampir satu jam berlalu ... ketika kita "terpaksa" masuk ke daerah Kantung Hujan, terasa pesawat meliuk-liuk seakan menari mengikuti irama tabuhan hujan yang semakin cepat dan bergetar ... perutku pun tak terasa ingin ikut pula berdendang. Gawaat nih, buru-buru ambil permen karet mint dan ... pinjam sebatang rokok untuk menghilangkan perasaan itu ... *wuuiiiih*.

Jam menunjukkan pukul 12.40, alhamdulillah ... langit kembali tenang dan bersahabat, matahari terlihat sedikit bersinar dibalik rimbunan awan. Lima belas menit kemudian, terlihat samar-samar Kumai, kota pelabuhan kapal, dan Pangkalan Bun dari jauh tertutup rapat oleh awan kelabu. Laporan dari tower ATC (Air Traffic Controller) yang diterima, mengingatkan adanya cross wind - angin kencang yang sering ngeganggu pendaratan, di sekitar bandara yang cukup perlu perhatian ekstra. Setelah berputar untuk mengurangi ketinggian terbang sambil melihat kondisi runway ... pesawat perlahan bersiap mendarat. Beneran ... pas hampir touch-down, pesawat sempet goyang dombret ngga' karuan dan susah dikontrol, gara-gara kena imbas si cross wind. Alhamdulillah, berkat jam terbang dan pengalaman mas Kun ... walau sedikit bergoyang, pesawat bisa mendarat dengan selamat dan sukses sampai apron buat parkir. Begitu mesin dimatikan, pintu-pintu dibuka, dan barang bawaan hendak diturunkan ... sambutan datang, angin dan hujan deras !!!

Beres hujan reda, kita bawa beberapa barang bawaan yang memang kudu turun ... lanjut meluncur ke Hotel Tiara yang bakal menjadi base operasional kita.Sebuah pengalaman berharga yang seru dan menegangkan, seneng dan cape' ... campur aduk menjadi satu.

Dan perhitungan hari pun berjalan .....

- - - - ^ ^ - - - -

Pangkalan Bun - 4 Maret 2008


Photo AlbumP.r.e.p.a.r.a.t.i.o.n (14 photos)Mar 22, '08 4:49 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Persiapan untuk kerjaan kantor ... secara kudu ikutan nengok pesawat yang bakal dipake di Kalteng yang lagi indekost di Lanud Palembang.

Sedikit jepretan iseng untuk mengusir kejenuhan di area Bandara Sultan Badaruddin II dan sekitarnya ... selalu diliputi awan mendung yang senantiasa bersahabat dengan teriknya matahari ... sangat kontras dan bikin warna kulit cepat berubah ...

Palembang, 3 March 2008

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help